Minggu, 19 Maret 2017
Pancur. Menghabiskan masa
di tepi pantai menunggu sunset pada hari ini adalah kegiatan yang tak
bermanfaat sama sekali jika dibandingkan dengan menyaksikan pertandingan Super
Sunday di turnamen Pancur Open 2017. Suasana nan rendup menjadikan gaya
permainan kedua tim ke level maksimal. Remasa FC menurunkan pemain muda nan
enerjik yang merupakan starring-starring terpilih dari Desa Simpang Empat
mempersembahkan gaya khas timnya yang cepat dan tangkas, begitu juga pemain
dari Sabing FC yang merupakan tim tangguh sejak pertama kali menapakkan kaki di
turnamen ini. Saling menunjukkan kehandalan-kehandalan strategi yang telah
dipersiapkan sejak tahun lalu memang tidak salah pertandingan ini kita sebut
Super Sunday. Tapi tampaknya tim Sabing FC mampu mendahului keunggulan dibabak
pertama dengan 2 angka membuat mereka sedikit lega.
Babak kedua menjadi semakin
membuat alis tecancang begitu melihat serangan-serangan cepat diantara kedua
tim ini. Tim Sabing FC tampaknya belum puas hanya dengan dua angka, begitu pula
tim Remasa FC tentunya hendak memperkecil ketertinggalan atau bahkan mau
membalikkan keadaan. Namun satu gol dari pemain senior Sabing FC kembali
menjauhkan mereka. Banyaknya pelanggaran-pelanggaran diwilayah pertahanan
Remasa FC pada babak kedua ini seakan selalu memberi peluang kepada tim lawan
untuk menciptakan peluang emas dan akhirnya satu gol kembali menjadikan Remasa
FC harus tersingkir cepat di turnamen Pancur Open 2017.
Remasa
FC 0:1 Sabing FC (Habibi 17’)
Remasa
FC 0:2 Sabing FC ( A. Hamid 25’)
Remasa
FC 0:3 Sabing FC (A. Hamid 58’)
Remasa
FC 0:4 Sabing FC (Fitriadi 71’)
Besok
Senin,
20 Maret 2017

Ulasan
Catat Ulasan