Pancur. Minggu, 5 Maret 2017
Pembukaan Pancur Open 2017 dilangsungkan dengan sangat sederhana. Salah satu kejuaraan tertua di Kabupaten Sambas yang sudah pernah di adakan di tahun 60 an membuat legenda hidup pemain Pancur FC generasi ke 2 merasa haru dan bangga. Masih jelas dalam ingatannya yang mana lapangan ini penuh sejarah ketika zaman perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Ketika negeri ini di ganggu oleh kelompok PKI, lapangan ini pernah digunakan oleh pejuang untuk mengadakan persahabatan dengan para pemain Pancur FC dalam upaya pendekatan kepada masyarakat.
Dihari pertama ini juga dilangsungkan pertandingan pembuka antara tim kesebelasan Pancur FC menghadapi Pandam FC. Sejak menit awal, Pancur FC mendominasi laga. Tim tuan rumah mengungguli tim Pandam FC 2 gol dalam separuh babak pertama. Namun tim Pandam berhasil memperkecil ketertinggalan dengan menyarangkan 1 gol sebelum babak pertama berakhir.
Babak kedua berlangsung semakin sengit, baik tim tuan rumah maupun tim Pandam FC tak henti-hentinya saling jual beli serangan. Tapi keberuntungan masih berpihak kepada tim Pancur FC dan memperjauh 1 angka kembali menjadi 3:1.
Kesebelasan tuan rumah sepertinya tak puas dengan skor yang ada sehingga menurunkan semua pemain bertype penyerang. Tapi waktu juga yang membatasi, keunggulan tuan rumah tetap di skor 3:1.
Untuk laga besok.
GAPURA FC Arung Kuang vs PERSETEK Teluk Keramat

Ulasan
Catat Ulasan