Minggu, 12 Maret 2017
Pancur. Cuaca nan berawan
sendu di sore minggu mengusir galau yang mengganggu hati pun terasa syahdu. Kondisi
seperti ini menjadikan fisik pemain antara kedua tim terjaga dan bisa tampil
maksimal.
Babak pertama sampai dengan
pertengahan seakan menjadikan penguasaan lebih kepada tim Tanjung Sake, peluang
yang begitu banyak tepat didepan gawang tim Mulia FC malah terbuang sia-sia
akibat tendangan yang selalu melenceng keluar gawang. Oleh karena turnamen
seperti ini dimana-mana masih berlevel amatir dalam penggunaan teknologi, jadi statistik
tidak bisa ditampilkan. Namun demikian admin bisa sedikit menjelaskan
bayangannya. Yang mana tembakan kearah gawang dari pemain Tanjung Sake ade
belasan shooting yang memiliki peluang dan lebih banyak dibandingkan tim Mulia
FC yang tidak sampai sepuluh shooting.
Babak kedua jeritan-jeritan
menawan para fans membuat suasana semakin bergemuruh dan mengusir awan-awan
hitam yang sedang menyelimuti langit sehingga tidak terjadi hujan. Kedua kesebelasan
mengerahkan sepenuhnya kekuatan berusaha menembus pertahanan lawan, namun
selalu kandas sebelum kotak enambelas dilewati. Bola lebih banyak bergulir ditengah
lapangan semakin menunjukkan kekuatan kedua tim berimbang. Tanjung Sake banyak
mendapat peluang lewat tendangan penjuru, namun tidak ada yang berbahaya
sehingga sampai detik akhir skor tetap “zero all”.
Pada waktu adu penalty seakan
lebih memihak ke tim Tanjung Sake karena tiga pemain Mulia FC berjurut-jurut
gagal menembus gawang tim Tanjung Sake, begitu juga sebaliknya tim Tanjung Sake
berhasil menjebloskan tiga gol lewat algojo penaltynya.
Mulia
FC 0:0 Tanjung Sake
Adu Penalty
Mulia
FC 0:1 Tanjung Sake (Tuah)
Mulia
FC 0:2 Tanjung Sake (Dandi)
Mulia
FC 0:3 Tanjung Sake (Endi Astari)
Besok.
Senin, 13 Maret 2017.
SENDOYAN FC vs SEBANDIR FC

Ulasan
Catat Ulasan